Jurnal Kehutanan dan Lingkungan http://ecoforest.fapertauim.ac.id/index.php/ecoforest <p style="text-align: justify;"><strong><em>Eco Forest Journal</em></strong> merupakan jurnal ilmu kehutanan dan lingkungan yang diterbitkan oleh Program Studi Kehutanan Fakultas pertanian Universitas Islam Makassar. &nbsp;Jurnal ini akan menyajikan hasil-hasil penelitian dan pemikiran meliputi bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekowisata, Perencanaan dan Pengeloaan DAS, Hasil Hutan Bukan Kayu dan Kewirausahaan</p> Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar en-US Jurnal Kehutanan dan Lingkungan 3048-4375 Penataan Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Lantebung, Makassar: Perspektif Pengelola dan Masyarakat Lokal http://ecoforest.fapertauim.ac.id/index.php/ecoforest/article/view/75 <p>Hutan Mangrove Lantebung di Kota Makassar telah ditetapkan sebagai kawasan ekowisata, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan kawasan ekowisata Hutan Mangrove Lantebung berdasarkan persepsi pengelola dan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner dengan teknik <em>purposive sampling</em> terhadap 30 responden yang terdiri dari 5 pengelola dan 25 masyarakat lokal. Analisis data menggunakan tabulasi frekuensi untuk mengukur persepsi responden terhadap empat indikator: penataan kawasan, pelestarian, pengelolaan, dan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (lebih dari 90%) menganggap penataan, pelestarian, dan pengelolaan kolaboratif kawasan mangrove sebagai hal yang "Sangat Penting". Responden juga menyoroti urgensi penyediaan fasilitas dasar seperti toilet, jembatan, dan tempat sampah untuk mendukung kegiatan ekowisata. Kesimpulannya, terdapat kesadaran tinggi dari pihak pengelola dan masyarakat akan pentingnya penataan kawasan secara berkelanjutan, namun implementasinya terkendala oleh kurangnya sarana dan prasarana yang memadai. Diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia guna mengoptimalkan potensi ekowisata Mangrove Lantebung.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Ekowisata, Hutan Mangrove, Penataan Kawasan, Partisipasi Masyarakat.</p> Ansar Copyright (c) 2025 Ansar https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-12-02 2025-12-02 2 2 1 7 Klasifikasi Sistem Pola Agroforestry Kawasan Hutan Kemasyarakatan Desa Gantarang Kabupaten Sinjai http://ecoforest.fapertauim.ac.id/index.php/ecoforest/article/view/83 <p><em>Agroforestry represents a sustainable land management approach combining forestry andagricultural components to enhance rural livelihoods. This study examined agroforestry patternsimplemented by the Lestari Forest Farmer Group in Gantarang Village, Sinjai Regency, SouthSulawesi. Using descriptive qualitative methodology, data were collected through structuredinterviews and field observations involving 50 farmer respondents. Results revealed four distinctagroforestry systems: agrisilviculture dominated at 82%, followed by agrosilvopasture (12%),agrosilvofishery (4%), and silvopasture (2%). Three spatial arrangements were identified: randommixture (88%), tree along border (8%), and alternate rows (4%). Dominant forestry species includedteak (Tectona grandis), mahogany (Swietenia mahagoni), and nutmeg (Myristica fragrans), whileagricultural crops comprised cassava and pepper. Most farmers (88%) managed 0.5-1 hectare plotswith 2-3 years experience. Male participation predominated (88%) with basic education levels (64%primary school). The random mixture pattern prevailed due to traditional practices and economicdiversification benefits. Agrisilviculture's dominance reflected farmers' preference for familiaragricultural practices over complex integrated systems. Key challenges included limited technicalknowledge, capital constraints, and market access issues. The study demonstrates agroforestry'spotential for sustainable land use and income diversification, though targeted extension servicesand capacity building remain essential for optimal implementation and long-term sustainability. </em></p> Arham arham Copyright (c) 2025 Arham arham https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2025-12-06 2025-12-06 2 2 8 15